[ad_1]
Beberapa toko komputer Jepang di Akihabara sudah mulai membatasi penjualan modul penyimpanan dan memori karena terbatasnya persediaan. Menurut Hotline PC Akiba [machine translated]beberapa toko telah memberlakukan batasan untuk mencegah penimbunan, salah satunya membatasi pelanggan hanya delapan item per kelompok. Yang lain memiliki batasan yang lebih ketat, hanya merilis dua drive penyimpanan atau SO-DIMM dan hingga empat buah memori per pembeli, meskipun pelanggan yang membeli PC yang benar-benar baru dapat menegosiasikan batas yang lebih tinggi.
Toko-toko ini memberlakukan batasan ini karena mereka belum menerima jumlah pengiriman yang diharapkan untuk barang-barang tersebut, dan persediaan mereka semakin menipis. Distributor dilaporkan menangguhkan pengiriman beberapa produk, tanpa kepastian kapan pasokan akan kembali normal. Krisis ini berarti bahwa harga komponen-komponen ini diperkirakan akan meroket, karena para pembuat dan penggemar PC mencari komponen berkinerja yang paling terkena dampak dari kelangkaan dan kenaikan harga.
Badai peningkatan permintaan dan berkurangnya pasokan ini telah mendorong industri memori dan penyimpanan ke jurang kehancuran, dimana konsumen terkejut dengan perubahan harga. Sekalipun produsen ingin meningkatkan kapasitas produksi, dibutuhkan waktu bertahun-tahun untuk membangun pabrik baru yang mampu menghasilkan lebih banyak chip memori dan penyimpanan. Selain itu, ada pula momok gelembung AI, dimana banyak ahli mengatakan bahwa kita sudah berada di dalamnya, dan kemunculannya hanya tinggal menunggu waktu saja. Oleh karena itu, perusahaan mungkin menghindari ekspansi agresif, karena permintaan dapat hilang kapan saja.
media=”https://cdn.mos.cms.futurecdn.net/7cUTDmN2PHNRiNBVqbKf56.png” class=”pull-left”/>
Mengikuti Perangkat Keras Tom di Google Beritaatau tambahkan kami sebagai sumber pilihanuntuk mendapatkan berita, analisis, & ulasan terbaru kami di feed Anda.